i love Rupert Grint! :D

Friday, October 21, 2016

TUGAS KEDUA ILMU BUDAYA DASAR

A. Kebudayaan Timur
Kebudayaan Timur menurut pendapat saya yaitu kebudayaan yang mempunyai manner yang khas yang membedakannya dengan bangsa lain. Bangsa Timur sangat terkenal dengan hospitality atau keramahtamahannya terhadap orang lain bahkan orang asing sekalipun. Bagaimana mereka saling memberikan salam, tersenyum, atau berbasa basi menawarkan makanan atau minuman. Bangsa Timur juga sangat menjunjung tinggi nilai-nilai atau norma-norma yang tumbuh di lingkungan masyarakat mereka. Contohnya, saja nilai kesopanan. Hal yang paling dominan dari kebudayaan Timur adalah adat istiadat yang masih dipegang teguh. Walaupun adat istiadat saat ini sudah mulai pudar dan berubah. Selain itu, hal yang paling dominan adalah konsep gotong royong, kebersamaan menjadi hal yang paling utama.
Contoh yang sering kita temui pada kehidupan sehari-hari yaitu misalnya di Indonesia sendiri, anggapan bahwa seorang perempuan yang belum menikah tidak boleh tinggal bersama laki-laki yang belum menjadi muhrimnya, lain halnya dengan kebudayaan Barat yang memandang bahwa itu bukanlah suatu pantangan. Selain itu, dari segi pakaian pun kebudayaan Timur umumnya banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam yang lebih menutup aurat, bahkan juga menggunakan cadar/hijab. Kebudayaan Timur ini sedikit banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam.

B. 7 Unsur Kebudayaan Menurut C. Kluckhohn
- Bahasa
Unsur pertama dari tujuh unsur kebudayaan adalah bahasa. Bahasa memegang peranan penting dalam suatu masyarakat. Tanpa bahasa, manusia akan sulit berkomunikasi. Dengan bahasa, sistem, nilai dan petuah (nasehat) dari suatu kelompok suku diwariskan. Bahasa dapat berupa bahasa lisan maupun tulisan. Bahasa juga memegang peranan penting sebagai identitas dari suatu suku bangsa. Dengan hanya mengetahui suatu kata dalam bahasa, dapat ditentukan asal suku bangsa seseorang.
- Sistem Organisasi Kemasyarakatan
Unsur kedua ini lebih dikenal dengan sistem kekerabatan dan lembaga sosial. Mengetahui kekerabatan dan posisi seorang individu dalam sistem kelembagaan seseorang penting dalam membentuk suatu struktur sosial. Sistem kekerabatan yang dimaksud adalah hubungan seorang individu dengan individu lainnya berdasankan aspek hubungan darah atau kekeluargaan. Anggotanya mulai dari kakek-nenek, ayah-ibu, anak dan cucu, serta cici. Sedangkan organisasi sosial adalah berbagai lembaga masyarakat yang dibentuk untuk mengurus kepentingan bersama. Dalam masyarakat tradisional, bentuknya belum berbadan hukum. Tetapi dalam masyarakat modern, lembaga sosial berbentuk badan hukum dan dilindungi oleh peraturan perundang-undangan. Posisi seorang individu dalam suatu kekerabatan atau suatu lembaga sosial dapat meningkatkan status sosial seseorang dalam masyarakat. Buktinya, orang yang memiliki jabatan struktural dalam organisasi pemerintah dan non pemerintahan akan lebih dihormati oleh masyarakat dari pada individu yang tidak memiliki posisi strategis.
- Sistem Ekonomi dan Mata Pencaharian
Cara suatu kelompok masyarakat dalam memenuhi kebutuhan juga termasuk dalam salah satu dari tujuh unsur kebudayaan. Hal ini tergantung pada kondisi lingkungan tempat hidup suatu masyarakat. Masyarakat yang hidup di pinggir pantai akan berprofesi sebagai nelayan, sedangkan masyarakat yang hidup di darat akan berprofesi sebagai petani. Namun setelah revolusi industri sampai saat ini, jenis mata pencaharian telah beragam jenis dan bentuknya. Terutama pada masyarakat urban. Tidak hanya bertani dan nelayan. Masyarakat perkotaan dapat memilih jenis dan bentuk perkerjaan yang ia mau. Tergantung pada keterampilan dan kemampuan yang ia miliki. Sistem yang timbul karena manusia mampu menciptakan barang – barang dan sesuatu yang baru agar dapat memenuhi kebutuhan hidup dan membedakan manusia dengan makhluk hidup yang lain.
- Ilmu Pengetahuan
Ilmu pengetahuan adalah salah satu hasil kebudayaan manusia. Ia lahir dari kerja keras manusia yang tidak pernah puas untuk mengetahui sesuatu. Manusia yang penasaran akan beragam gejala dan fenomena terus bertanya mengapa, yang pada akhirnya memperoleh jawaban. Dalam praktiknya, ilmu pengetahuan telah membantu manusia untuk bertahan. Beragam penyakit tidak akan pernah disembuhkan juga tidak pernah ada ilmu tentang obat-obatan maupun tentang penyakit itu sendiri. Dalam masyarakat tradisional diciptakanlah jamu. Sedangkan dalam masyarakat modern ditemukanlah obat-obat yang dibuat dalam pabrik. Ilmu pengetahuan pada saat ini tidak hanya menyangkut obat-obatan saja. Saat ini ilmu pengetahuan telah berkembang dengan pesat, muncul dalam beragam bentuk. Contohnya matematika, kima, filsafat, ekonomi dan lain sebagainya.
- Kesenian
Kesenian adalah cara manusia mengekspresikan perasaannya dengan mengutamakan nilai-nilai keindahan. Produk kesenian itu sendiri bisa dinikmati dengan panca indera mata dan telinga atau bahkan dengan hati. Terdapat banyak bentuk kesenian. Contohnya tari, puisi, lagu, musik, lukisan, drama, teater atau bahkan film. Kesenian menjadi penting, sebab dengan melihat kesenian dari suatu kelompok, seseorang dapat dengan mudah menghubungkannya dengan suatu kelompok suku bangsa.
- Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
Peralatan hidup dan teknologi diciptakan manusia untuk mempermudah seseorang dalam bekerja. Diciptakannya kapak untuk mempermudah manusia dalam menebang pohon. Beban menebang pohon dengan hanya mengandalkan parang pun berkurang. Beralihnya kapak batu ke kapak besi juga telah membantu manusia menebang pohon. Waktu dan energi menebang pohon dengan kapak besi berkurang, apa lagi dengan mengunakan sensor. Peralatan teknologi tentu saja tidak berkaitan dengan kapak dan sensor saja. Peralatan hidup dan teknologi memiliki bergam bentuk dan jenisnya. Tergantung dari kebutuhan manusia itu sendiri. Kini kebutuhan manusia yang beragam telah menciptakan peralatan dan teknologi yang beragam pula.
- Sistem Kepercayaan dan Agama
Manusia memiliki aspek spritual dalam kehidupannya. Manusia percaya dan meyakini sesuatu yang lebih tinggi dari alam semesta. Yang tertinggi inilah yang mengatur segala sesuatu. Bentuk dan jenis kepercayaan dimuka bumi ini sangat banyak. Apa lagi variasi-variasi yang ada di dalam sebuah agama yang muncul akibat perbedaan penafsiran terhadap sanga pencipta.
Contoh dari 7 unsur kebudayaan:
– Sistem religi dan upacara keagamaan (Contoh: Upacara keagamaan Ngaben di Bali, sistem kepercayaan suku Alor di NTT yang pada zaman dahulu kala menganut animisme dan dinamisme yang menyembah Larra/Lera (Dewa Matahari), Wulang (Dewa Bulan), Neda ( Dewa Air), Addi (Dewa Hutan), dan Hari (Dewa Laut).
- Sistem dan organisasi kemasyarakatan (Contoh: Karang Taruna)
- Sistem pengetahuan (Contoh: Ilmu Psikologi, Ilmu Budaya Dasar)
- Bahasa (Contoh: Bahasa Sunda, Jawa, Batak, dll.)
- Kesenian (Contoh: Reog Ponorogo, Tari Pendet Bali, Musik Keroncong, kesenian Wayang kulit dan Wayang Golek, lagu Si Patokaan dari Sulawesi Utara, kesenian Lenong Betawi, kesenian Debus, Tari Tor-Tor, Tari Lego-Lego, alat musik Sasando dari NTT, alat musik angklung dari Jawa Barat dll.)
- Sistem mata pencaharian hidup (Contoh: Berburu, Bertani)
- Sistem teknologi dan peralatan (Contoh: Keris, Kujang, Rencong, Clurit)

C. Id, Ego, Superego
1. Id
Struktur kepribadian yang paling primitif dan paling tidak nampak. Id merupakan libido murni, atau energi psikis yang menunjukkan ciri alami yang irasional dan terkait dengan sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id diatur oleh prinsip kesenangan, mencari kepuasan instingtual libidinal yang harus dipenuhi baik secara langsung melalui pengalaman seksual, atau tidak langsung melalui mimpi atau khayalan. Proses pemenuhan kepuasan yang disebutkan terakhir yang dilakukan secara tidak langsung disebut sebagai proses primer. Objek yang nyata dari pemuasan kebutuhan langsung dalam prinsip kesenangan ditentukan oleh tahap psikoseksual dari perkembangan individual.
2. Ego
Sturktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubungkan energi Id ke dalam saluran sosial yang dapat dimengerti oleh orang lain. Ego diatur oleh prinsip realitas, Ego sadar akan tuntunan lingkungan luar, dan mengatur tingkah laku sehingga dorongan instingual Id dapat dipuaskan dengan cara yang dapat diterima. Lingkungan yang dapat diterima disebut sebagai proses sekunder.
3. Superego
Struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia lima tahun. Dibandingkan dengan Id dan Ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, Superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi Superego menunjukan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan kontrol diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.
Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsur-unsur manusia. Seringkali misalnya orang senang terhadap penyimpangan terhadap nilai-nilai masyarakat dapat diidentifikasi bahwa orang tersebut lebih dikendalikan oleh Id dibandingkan Superegonya.

No comments:

Post a Comment